pemilik blog ini

My Photo
lahir 30 maret 1994, merantau ke jakarta untuk menuntun ilmu. Memiliki wajah imut dan jerawatan. Bagi saya, jerawat menandakan lelaki sejati. Karena tidak ada jerawat tidak ramai. Tinggi saya sekitar 171 cm dan berat badan 52 kg. Saya memiliki betis terkecil di kelas B-)

Tuesday, June 8, 2010

Sex and The City 2

Inilah kisah gue tentang Sex and City 2. Jadi gue pergi ke Mall Taman Anggrek hari Kamis tanggal 3 Juni tahun 2010 bersama Dennis Senjaya.

Inilah tampang temen gue yang namanya Dennis Senjaya, temen jalan gue. Sekilas tampangnya terlihat ganteng dan menawan.

Intensistas gwue pergi sama dia cukup lumayan sering, kurang lebih sama seperti intensitas pergi orang yang jadian, sebagai catatan kami bukanlah homo.

Gue pergi sama dia ke TA dengan tujuan asal mula nonton The Losers, hasilnya itu film tidak ada di Anggrek XXI. Adanya Prince Of Persia, Shrek 3D and Sex and The City 2. Teman gue yang sekilas terlihat ganteng ini bilang, mending nonton Sex and The City 2 aje, kalo Shrek sama Prince Of Persia 2 bisa beli bajakannya, kalo Sex and The City 2 ga ada bajakannya. Yah, kami memang sering juga beli bajakan deket rumah gue. Jauh lebih murah dan bisa ditonton berkali-kali sampe bosen abis. Gue ikutin kata temen gue ini dengan berharap dari namanya "Sex and The City 2" ada yang "macam-macam" di dalamnya.

Sampailah saat duduk diam di dalam studio karena akan menonton film. Gue duduk sebelah Dennis dan sebelah kiri gue ada orang yang pacaran usianya sekitar anak kuliahan. Gue berpikir ini pasangan sebelah kiri gue akan melakukan kissing saat menonton film.

Film dimulai dan ternyata dugaan gue salah besar, dari pertama muncul yang kelaur adalah tante-tante udah peot sekitar umur 40-50! Oh puck, Dennis salah pilih film. Balik ke pikiran gue yang pertama, gue punya firasat pasangan sebelah kiri gua bakal kissing. Beberapa lama gue nonton gw nengok ke mereka, filmnya 5 menitan gue nengok lagi ke mereka. Mungkin karena risih gue liatin mulu, mereka tidak melakukan hal yang "macam-macam". Beberapa kali gue nengok cowonya lagi BBMan, gue curiga dia BBMan sama selingkuhannya.

Filmnya sangat-sangat boring, so sweet sih, tapi bayangkan kisah so sweet itu dieperankan oleh tante-tante. Sampe ada adegan ciuman tante-tante sama selingkuhannya yang uda om-om juga dengann napsu dan lama. Gue bingung harus nanggepin ini adegan gimana, masa gue cium Dennis yang duduk di sebelah gue. In fact, gue tidak suka dengan film ini. Gue berharap lain kali pergi sama Dennis dan tidak salah pilih film lagi (!)

0 comments:

Post a Comment